Tahapan Administrasi Pra-Akad Nikah di Wedding Venue Jakarta

tahapan-pra-akad-nikah.jpg
 
Akad nikah adalah salah satu syarat menikah dalam hukum agama Islam. Secara bahasa, kata ‘akad’ berarti ikatan atau mengikat (Hukum Online). Sehingga, akad nikah dapat diartikan sebagai ikatan pernikahan. Prosesi akad nikah diwujudkan dengan ijab qabul—ucapan kesepakatan—antara pengantin pria dengan wali (Bapak atau saudara laki-laki) pengantin wanita. Nah, sebelum bisa melakukan prosesi akad nikah di wedding venue Jakarta pilihan, simak dulu apa saja tahapan dan syarat administrasi yang diperlukan oleh kedua calon mempelai:

Mengutip laman Tirto.id, tahapan akad nikah dimulai dengan mengumpulkan berkas administrasi yang menjadi persyaratan pernikahan dari Kantor Urusan Agama (KUA). Langkah pertama yang harus kamu dan pasangan kamu lakukan adalah meminta surat pengantar menikah dari RT-RW kediaman masing-masing untuk Kelurahan.

Selanjutnya, kamu dan pasangan dapat membawa surat itu ke Kantor Kelurahan/Desa untuk meminta surat pengantar menikah dari Kantor Kelurahan/Desa untuk KUA dan memperoleh Isian Blangko N1, N2, N3, dan N4. Kalau kamu atau pasangan kamu berhalangan ke Kantor Kelurahan/Desa, perwakilan keluarga kamu atau pasangan kamu bisa meminta Isian Blangko N7 (surat pemberitahuan kehendak menikah) dari Kantor Kelurahan/Desa.

Pada dasarnya, berkas pernikahan yang berkaitan dengan hukum negara akan kamu dapatkan dari Kantor Kelurahan/Desa. Akan tetapi, ada beberapa lampiran administrasi lain yang perlu kamu dan pasangan kamu lengkapi sebelum mendatangi KUA. Lampiran-lampiran itu meliputi:
  1. Fotokopi KTP;
  2. Akta Kelahiran & C1 (Kartu Keluarga);
  3. Fotokopi Kartu Imunisasi TT (bisa didapatkan dari Puskesmas);
  4. Pas foto ukuran 2x3 berlatar biru (sebanyak 5 lembar dari masing-masing calon pengantin);
  5. Surat izin menikah dari pengadilan—untuk calon pengantin yang tidak dapat izin dari orang tua/wali;
  6. Surat kematian suami/istri yang ditandatangani oleh Lurah/Kepala Desa—untuk janda/dua yang ingin menikah lagi;
  7. Akta cerai—untuk calon pengantin berstatus janda/duda);
  8. Izin menikah dari atasan—untuk anggota TNI/POLRI;
  9. Surat dispensasi dari pengadilan—untuk calon pengantin pria di bawah 19 tahun dan/atau calon pengantin wanita di bawah 16 tahun; serta
  10. Surat izin dari pengadilan untuk calon pengantin pria yang hendak beristri lebih dari seorang.

Jika semua berkas di atas sudah lengkap, kamu dan pasangan kamu dapat membayar biaya akad nikah ke KUA tempat melaksanakan pernikahan sebesar Rp600.000 untuk biaya ijab qabul di luar hari dan jam kerja petugas Kantor KUA atau sebesar Rp30.000 untuk biaya ijab qabul di hari dan jam kerjanya. Tahapan berikutnya adalah membawa seluruh dokumen administrasi pranikah serta bukti bayar akad nikah ke KUA wedding venue kamu dan pasangan.

Nantinya, surat-surat serta data diri kamu dan pasanganmu akan diperiksa oleh petugas KUA. Proses ini juga termasuk pemeriksaan data wali nikah kalian berdua. Bila tak ada masalah, berarti kamu sudah bisa langsung melaksanakan akad nikah kamu di venue pernikahan pilihan atau YELLO Manggarai Jakarta.

Dengan paket akad nikah Love is in the Air!, kamu dan pasangan bisa melangsungkan prosesi ijab qabul bersama 70 tamu dalam durasi 3 jam. Tak hanya itu, kamu dan pasangan juga akan mendapatkan bonus menginap semalam di One YELLO Room yang sudah dilengkapi dengan dekorasi honeymoon.

Itu dia tahapan administrasi pra nikah yang harus kamu dan pasangan kamu lakukan sebelum dapat melangsungkan akad nikah. Semoga bermanfaat!