Mengenal Sejarah Harmoni, Salah Satu Area Tersibuk Jakarta

mengenal-sejarah-harmoni.jpg
 
Untuk kamu yang sering naik transjakarta, pasti sering mendengar kata “Harmoni”. Bahkan kamu yang jarang menggunakan transportasi tersebut juga mengenal daerah ini, meskipun mungkin belum pernah ke sana. Wajar saja, karena kawasan Harmoni merupakan salah satu kawasan tersibuk di Jakarta. Banyaknya hotel di Harmoni, restoran, dan beberapa tempat wisata menjadikan area ini cukup padat oleh kendaraan dan lalu lalang orang.

Namun, tahukah kamu seperti apa sebenarnya Harmoni terdahulu sebelum seperti sekarang? Jika belum, yuk kita bahas sekarang!

Kamu mungkin hanya tahu bahwa daerah tersebut bernama Harmoni begitu saja. Padahal ternyata, nama Harmoni berasal dari nama gedung yang dulu pernah berdiri di area tersebut. Gedung bernama Societeit Harmonie tersebut diprakarsai oleh Gubernur Jendral Reinier de Klerk pada tahun 1776 tetapi baru dibangun pada tahun 1810. Gedung ini berlokasi di ujung jalan Veteran dan Majapahit. Namun, pada tahun 1985 tepatnya Bulan Maret gedung ini dirobohkan. Saat ini lokasi gedung tersebut berada sudah menjadi kawasan parkir Sekretariat Negara.

Societeit Harmonie merupakan salah satu gedung utama dan penting sebagai tempat untuk menjamu tamu penting yang datang. Sebab gedung ini tergolong mewah dan bergengsi. Tidak hanya itu saja, di sini juga menjadi tempat orang Belanda mencari hiburan dan bersenang-senang. Dari mulai pesta, mengobrol, mencari jodoh, hingga mabuk-mabukkan. Sebab orang Belanda sangat suka mabuk-mabukkan sehingga diberikanlah sebuah tempat khusus agar mereka tidak berbuat onar di luar saat dalam kondisi mabuk. Pada saat Inggris berkuasa di Indonesia, gedung tersebut hanya berpindah kepemilikan saja tetapi memiliki fungsi yang serupa.

Tahun 1985 ketika gedung tersebut memasuki usia 170 tahun, Pemprov DKI Jakarta memutuskan untuk membongkar gedung tersebut. Alasannya adalah karena adanya perluasan jalan. Selain Gedung Societeit Harmonie, ada juga gedung bersejarah lain yang dihancurkan di area tersebut, yaitu Hotel Des Indes. Hotel tersebut dibongkar pada tahun 1971 dan saat ini sudah menjadi pusat pertokoan.

Nah, sudah tahu kan sejarah dari nama Harmoni sekarang. Meskipun gedung bersejarah tersebut sudah tidak lagi berdiri di area tersebut, tetapi nama Harmoni masih tetap digunakan sampai sekarang.