Bir Pletok, Si Ikon Budaya Betawi yang Hangat

bir-pletok.jpg
 
Apa yang terlintas di benakmu ketika mendengar kata bir? Secara bahasa, bir memang berarti minuman mengandung alkohol yang dibuat dengan peragian lambat. Namun tidak demikian dengan bir pletok. Hmm, memang apa itu bir pletok dan kenapa dia bisa tidak mengandung alkohol? Simak ulasan tentang sajian minuman khas dari Suku Betawi ini, yuk!

Asal-usul Bir Pletok
Dilansir dari laman AyoJakarta.com, minuman bir pletok lahir di zaman kolonialisme Belanda. Minuman penghangat badan ini diciptakan penduduk Betawi sebagai substitusi atau pengganti dari anggur merah (wine) yang dibawa orang-orang Belanda dari Eropa. Alasan utamanya adalah anggur merah mengandung alkohol, yang merupakan kandungan terlarang dalam agama Islam; kepercayaan masyarakat Betawi.

Penamaan minuman ini pun punya cerita sendiri. Laman Enjoy Jakarta menyebut penggunaan kata bir tidak merujuk pada minuman beralkohol, melainkan ‘sumber mata air’ yang disadur dari bahasa Arab birun atau abyar. Sementara itu, asal kata pletok datang dari bunyi yang dihasilkan oleh semua bahan baku minuman ketika diproses dalam bumbung atau selongsong bambu. Akhirnya, jadilah bir pletok.

Komposisi Bir Pletok
Sebagai minuman tradisional, bir pletok tentu diolah dari bahan pokok yang ada di sekitar masyarakat. Nah, rempah-rempah yang digunakan untuk membuat minuman ini adalah jahe, kapulaga, pandan wangi, dan serai. Beberapa bir pletok juga ditambahkan dengan kayu secang untuk membuat warnanya menjadi merah alami seperti wine.

Kombinasi rempah-rempah ini menghasilkan cita rasa yang unik: sedikit pedas, manis, dan hangat. Selain itu, penggunaan pandan wangi juga menyumbang aroma yang harum. Tak ayal, penikmat bir pletok begitu mencintai minuman khas dan berkhasiat ini.

Manfaat Bir Pletok
Rempah-rempah yang digunakan dalam sajian bir pletok sudah terkenal punya khasiat yang tidak main-main. Untuk itu, bir pletok memiliki manfaat seperti mengobati masuk angin, meredakan sakit kepala, dan menambah nafsu makan yang merupakan khasiat dari jahe. Kombinasi jahe dan kayu manis juga punya manfaat untuk menghangatkan tubuh.

Sementara itu, kapulaga sudah lama terkenal sebagai obat herbal untuk penderita hipertensi. Jadi, menurunkan tekanan darah, mencegah penyakit kronis, serta melawan sel kanker juga menjadi khasiat lain dari bir pletok. Tak hanya itu, bir pletok juga bisa memberikan manfaat lain seperti mengontrol kadar gula darah, melawan radikal bebas, hingga mengobati gangguan pencernaan yang merupakan khasiat dari pandan wangi, serai, dan kayu secang.

Itu dia sejarah serta manfaat dari bir pletok khas Betawi. Tertarik untuk coba minuman ini? Kamu bisa temukan bir pletok sewaktu kamu bermalam di hotel di Harmoni.

Selamat mencicipi!